Quote

Motherhood Life

Well…
Ini yang saya rasakan sebagai seorang mama. Letih, capek, bosan, pusing, lalu kesel karena hal ini berulang terus…huftt…rasanya ada sesuatu yang direnggut dari hidup saya. Sekarang menjadi tambah terasa berat ketika ART tidak ada dengan alasan pulkam (yang artinya : hallo..saya belum tentu balik loh). Yaa..saya dan keluarga kecil saya sedang hijrah ke rumah orangtua saya untuk meminta bantuan agar dapat menjaga anak-anak. Kami tahu tidak mungkin seterusnya anak-anak kami diasuh oleh mama saya karena keterbatasan tenaga juga yang membuat kami harus selalu menyusun rencana disaat ART tidak ada agar tidak terlalu memberatkan mereka (nyatanya selalu merepotkan sih hehe, sorri ma pa). Saya tahu alangkah letihnya merawat seorang anak balita usia 3 tahun yang sedang aktif dan moody-an serta merawat bayi usia 10 bulan yang harus ekstra dijaga plus dirawat dengan sangat hati-hati, itu sangat capek sekali loh. Makanya sangat wajar jika saya dalam perjalanan pulang dari kantor menuju rumah selalu ada chat dari mama yang selalu menanyakan keberadaan saya. Itu artinya sudah siaga satu (beliau sudah mulai lelah). Apalagi hari ini, putri sulung saya sedang batpil dan demam,secepat kilat saya usahakan segera sampai rumah. And then, drama dimulai dari saya yang capek sepulang dari kantor harus menghadapi anak yang sedang rewel-rewelnya karena sakit, belum lagi putri bungsu saya melihat saya pulang maunya digendong dan diajak bermain-main oleh saya. Saya belum makan,ganti baju pun tidak sempat, seluruh waktu saya saat itu hanya tercurah buat anak-anak. Hingga klimaksnya saya capek dan memarahi putri saya yang sedang rewel karena sakit (makan ga mau,minum obat ga mau, saya pusing buibu ckck) lalu tiba-tiba adiknya juga rewel karena ngantuk…Oh God its totally ruin my life…

Saat itu saya tersadar…hi saya ini seorang mama loh..the motherhood life absolutely stay into myself..*boom* And then I realize begitu spesialnya menjadi seorang mama yang baik, baik untuk siapa? Baik untuk anak-anak, suami, bahkan untuk diri saya sendiri saya harus be a good mom. Sulit? Pasti , Bisa? Ya berusaha, Yakin ? Ga yakin. Kenapa ? Ya itu tadi bahwa menjadi seorang mama yang baik pasti mempunyai hari yang buruk,baik,yang penuh kasih sayang bahkan hari-hari yang gila…Tapi itu semua harus balance , buktikan bahwa menjadi a good mom itu memang harus selalu dilatih dengan kesabaran dan penuh kasih sayang. Seorang mama tidak mengenal waktu istilahnya no time limit deh itu artinya sabar dan kasih sayang itu pun harus tidak mengenal waktu bahkan disaat saya letih dan letih dan letih (hehehe).

Saya seorang mama yang jauh dari sempurna, saya juga sedang belajar untuk menjadi a good mom. Karena menjadi a good mom memang harus terus belajar dan mencoba. Untuk siapa ? untuk putri-putri saya agar someday mereka dapat memahami dan mengambil peran as a good mom disaat mereka dewasa. Thank God, teach me how to learn and love…
-lesstalk.moretyping-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s